Instagram dapat digunakan di iPhone, iPad atau iPod Touch versi apapun dengan sistem operasi iOS 7.0 atau yang terbaru,[1] telepon genggam Android apapun dengan sistem operasi versi 2.2 (Froyo) ke atas, dan Windows Phone 8.[2] Aplikasi ini dapat diunggah melalui Apple App Store dan Google Play.
Definisi Instagram
Saking populernya Instagram sebagai
sebuah media sosial, banyak orang yang tak tahu arti sebenarnya dari
pemakaian kata tersebut. Disusun dari dua kata, yaitu “Insta” dan
“Gram”. Arti dari kata pertama diambil dari istilah “Instan” atau serba
cepat/mudah. Namun dalam sejarah penggunaan kamera foto, istilah
“Instan” merupakan sebutan lain dari kamera Polaroid. Yaitu jenis kamera
yang bisa langsung mencetak foto beberapa saat setelah membidik objek.
Sedangkan kata “Gram” diambil dari “Telegram” yang maknanya dikaitkan
sebagai media pengirim informasi yang sangat cepat.
Dari penggunaan dua kata tersebut,
kita jadi semakin memahami arti dan fungsi sebenarnya dari Instagram.
Yaitu sebagai media untuk membuat foto dan mengirimkannya dalam waktu
yang sangat cepat. Tujuan tersebut sangat dimungkinkan oleh teknologi
internet yang menjadi basis aktivitas dari media sosial ini.
Keistimewaan Instagram
Kalau hanya untuk membuat foto dan
mengirimkannya dalam waktu cepat, bukankah banyak media sosial lain yang
menawarkan konsep serupa? Nah, dari pertanyaan tersebut, Instagram
sebenarnya telah menjawabnya melalui serangkaian fitur dari aplikasinya.
Mulai dari pemakaian filter hingga optimalisasi hashtag untuk
mengelompokkan tema foto.
Kalau ingin membuktikan lebih dalam
tentang keistimewaan Instagram, bisa kita ulik lagi dari seluk beluk
aplikasi ini. Pada dasarnya, media sosial ini sebetulnya merupakan
aplikasi yang memang sangat dikhususkan untuk para penikmat dan praktisi
fotografi. Jadi, dari fungsi tersebutlah bisa diperoleh sejumlah
manfaat yang bisa menciptakan hasil-hasil optimal.
Optimalisasi Pemakaian Instagram
Kecenderungan orang yang latah dalam
menggunakan media sosial ialah asal membuat akun namun memperlakukannya
sama seperti kebanyakan media sosial lain. Jadi, misalnya ia sudah
terbiasa bermain Facebook, maka ia secara tak sadar menggunakan media
lain seperti Instagram dengan kebiasaan serupa.
Kalau persoalannya adalah media
sosial sebagai alat narsis, hampir setiap orang, baik sadar maupun tak
sadar berulang kali mempraktikkannya. Justru dengan sejumlah
keistimewaan yang telah disediakan oleh aplikasi seperti Instagram
itulah, setiap pengguna bisa memanfaatkannya untuk tujuan tertentu.
Media Promosi
Semakin banyak orang yang menyadari
bahwa Instagram merupakan alat promosi yang sangat ampuh. Kecenderungan
para pengguna internet ialah lebih tertarik pada bahasa visual. Nah,
dibandingkan dengan media sosial lainnya, Instagram lebih memaksimalkan
fiturnya untuk komunikasi melalui gambar atau foto. Ketika bahasa visual
mendominasi dunia internet, dari situlah para pelaku bisnis bisa
memanfaatkan peluang yang terhampar di depan mata.
Gaya-gaya promosi dengan Instagram
pun sangat unik dan variatif. Kadang, kita bisa menikmati rangkaian foto
yang dibuat secara estetis dan sangat menarik perhatian. Penerapan
promosi pun bisa diterapkan, misalnya dengan menyelenggarakan sebuah
kompetisi khusus bagi para penggemar fotografi. Hanya berbekal gadget
dan aplikasi Instagram, maka berbagai karya foto pun bisa dihasilkan dan
seolah-olah seperti karya para fotografer profesional.
Fenomena lainnya yang sangat menarik
dari Instagram adalah bagaimana kebanyakan orang tertarik untuk
mempopulerkan akun mereka. Tujuannya adalah memperoleh jumlah follower sebanyak-banyaknya. Metode ini sebenarnya sama persis dengan Twitter yang menghasilkan banyak Selebtwit di Indonesia. Begitu pula dengan dunia Instagram yang melahirkan sejumlah Seleb dengan ribuan bahkan jutaan follower. Ketika seseorang sudah punya banyak follower,
secara otomatis ia punya reputasi sehingga menarik minat dari sejumlah
vendor untuk memasang iklan di akun Instagram mereka. Itulah yang
disebut sebagai buzzer yang mampu mendulang banyak keuntungan yang berawal dari hobi postingan di Instagram atau media sosial lainnya.
Namun untuk membuat sebuah akun
Instagram dengan tujuan-tujuan tersebut harulah memiliki kemampuan
komunikasi yang cukup bagus. Setidaknya, seorang pemilik akun mampu
menghasilkan foto berkualitas dengan gaya kemasan yang unik dan
berkarakter. Jadi bukan asal-asalan membuat akun Instagram dan menyebar spam alias promosi dengan cara meninggalkan jejak komentar di sembarang akun Instagram lainnya.